Akhy….
Masih ingatkah antum dengan kisah yang
memilukan itu?
Kisah dimana nenek moyang kita, Adam dan Hawa
dikeluarkan dari surga, dari tempat yang penuh nikmat?
Masih ingatkah antum tentang penyebabnya?
Ana yakin bahwa antum pasti tahu penyebabnya.
Karena maksiatlah mereka dikeluarkan dari
kenikmatan abadi itu.
Juga
masih ingat dengan jelas saat iblis dikeluarkan dari kerajaan surga
Itu karena maksiat juga
Mereka tidak mau bersujud kepada makhluk yang
hina ini
Itulah maksiatnya, kesombongan terhadap
perintah tuhan
Dan masih banyak lagi kisah yg memilukan itu
Kehancuran umat terdahulu
masih
terngiang dalam ingatan bahwa maksiat jugalah penyebab kehancuran itu
lalu bangaimana dengan maksiat kita, keluarga
kita, bangsa dan Negara kita
tidakkah kekhawatiran meliputi jiwamu saat
matamu dengan takjub memandang maksiat itu
dan tak sedikitpun terbetik dalam hatimu untuk
membendungnya.
Tidak cintakah antum dengan dirimu sendiri?
Engkau biarkan jiwamu itu terkatung-katung
dalam maksiat.
Tidak cintakah dirimu kepada keluargamu?
Engkau biarkan mereka dalam genangan lumpur
dosa dan maksiat
Lalu bangsa dan negaramu engkau taruh dimana?
Padahal punggungmu sebagai lambang tanggung jawab terhadapnya.
Karena engkau generasi yang selalu dinantikan
karyanya.
Engkau adalah generasi perubah, saat semua
orang terbaring tak berdaya
Engkau adalah pewarna dalam kertas putih
kehidupan generasi itu
Bersiaplah untuk menerima, saat tongkat
estafet itu diserahkan
Karena saat itulah peran penting berada di
tanganmu, bukan pada orang lain
Jika bukan engkau, siapa lagi yang akan
menyelamatkan bangsa ini dari kehancuran
Sebagaimana bangsa-bangsa terdahulu juga
dihancurkan karena maksiat itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar