Jumat, 20 November 2015

Akibat Maksiat



Akhy….
Masih ingatkah antum dengan kisah yang memilukan itu?
Kisah dimana nenek moyang kita, Adam dan Hawa dikeluarkan dari surga, dari tempat yang penuh nikmat?
Masih ingatkah antum tentang penyebabnya? 
Ana yakin bahwa antum pasti tahu penyebabnya.
Karena maksiatlah mereka dikeluarkan dari kenikmatan abadi itu.

Juga  masih ingat dengan jelas saat iblis dikeluarkan dari kerajaan surga
Itu karena maksiat juga
Mereka tidak mau bersujud kepada makhluk yang hina ini
Itulah maksiatnya, kesombongan terhadap perintah tuhan

Dan masih banyak lagi kisah yg memilukan itu
Kehancuran umat terdahulu
 masih terngiang dalam ingatan bahwa maksiat jugalah penyebab kehancuran itu

lalu bangaimana dengan maksiat kita, keluarga kita, bangsa dan Negara kita
tidakkah kekhawatiran meliputi jiwamu saat matamu dengan takjub memandang maksiat itu
dan tak sedikitpun terbetik dalam hatimu untuk membendungnya.

Tidak cintakah antum dengan dirimu sendiri?
Engkau biarkan jiwamu itu terkatung-katung dalam maksiat.

Tidak cintakah dirimu kepada keluargamu?
Engkau biarkan mereka dalam genangan lumpur dosa dan maksiat

Lalu bangsa dan negaramu engkau taruh dimana?
Padahal punggungmu sebagai lambang tanggung jawab terhadapnya.
Karena engkau generasi yang selalu dinantikan karyanya.
Engkau adalah generasi perubah, saat semua orang terbaring tak berdaya
Engkau adalah pewarna dalam kertas putih kehidupan generasi itu
Bersiaplah untuk menerima, saat tongkat estafet itu diserahkan
Karena saat itulah peran penting berada di tanganmu, bukan pada orang lain

Jika bukan engkau, siapa lagi yang akan menyelamatkan bangsa ini dari kehancuran
Sebagaimana bangsa-bangsa terdahulu juga dihancurkan karena maksiat itu.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar