Selasa, 10 November 2015

Wa Kafaa Billaahi Syahiidaa



Cukuplah Allah jadi saksi

Ketika juangmu tidak mendapat harga dari orang lain, katakanlah: “wa kafaa billaahi syahiidaa.”
Ketika ujarmu tidak didengar, katakanlah: “wa kafaa bilaahi syahiidaa.”
Ketika dirimu difitnah dan dihujat orang sedang yakinmu ada dalam benar, maka bergumamlah dalam hati: “wa kafaa billaahi syahiidaa.”
Saat ramai orang dicatat kinerjanya sedang lelahmu tidak bernilai bagi mereka, maka percayalah malaikat mustahil salah catat baikmu, dan katakanlah: “wa kafaa billaahi syahiidaa.”
Saat semua orang remehkanmu, membuka aibmu, tidak peduli padamu, maka berbisiklah dengan lembut: “bagimu dan bagiku ampunan Allah”, dan katakanlah: “wa kafaa billaahi syahiidaa.”
Setiap langkah tatihmu dalam juang
Setiap ujaran katamu dalam dakwah
Setiap hujatan pekakkan telingamu
Setiap kerjamu terlupa
Setiap aib masa lalumu disebar
Yakinlah, semua itu adalah bumbu-bumbu untuk memasakmu hingga matang sehingga suatu saat kuatmu akan tahan uji.
Dan gembiramu akan terasa saat amal baik mereka terambil olehmu di hari hisab kelak, maka katakanlah: “wa kafaa billaahi syahiidaa.”
Jakarta, Kamis 07 Desember 2012
Abdullah Hulalata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar