Cukuplah Allah jadi
saksi
Ketika
juangmu tidak mendapat harga dari orang lain, katakanlah: “wa kafaa billaahi
syahiidaa.”
Ketika
ujarmu tidak didengar, katakanlah: “wa kafaa bilaahi syahiidaa.”
Ketika
dirimu difitnah dan dihujat orang sedang yakinmu ada dalam benar, maka
bergumamlah dalam hati: “wa kafaa billaahi syahiidaa.”
Saat
ramai orang dicatat kinerjanya sedang lelahmu tidak bernilai bagi mereka, maka
percayalah malaikat mustahil salah catat baikmu, dan katakanlah: “wa kafaa
billaahi syahiidaa.”
Saat
semua orang remehkanmu, membuka aibmu, tidak peduli padamu, maka berbisiklah
dengan lembut: “bagimu dan bagiku ampunan Allah”, dan katakanlah: “wa kafaa
billaahi syahiidaa.”
Setiap
langkah tatihmu dalam juang
Setiap
ujaran katamu dalam dakwah
Setiap
hujatan pekakkan telingamu
Setiap
kerjamu terlupa
Setiap
aib masa lalumu disebar
Yakinlah,
semua itu adalah bumbu-bumbu untuk memasakmu hingga matang sehingga suatu saat
kuatmu akan tahan uji.
Dan
gembiramu akan terasa saat amal baik mereka terambil olehmu di hari hisab
kelak, maka katakanlah: “wa kafaa billaahi syahiidaa.”
Jakarta, Kamis 07
Desember 2012
Abdullah Hulalata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar