Menyelami
kedalaman makna kesabaran sungguh melelahkan. Betapa tidak, seiring ujian dan
cobaan yang datang bertubi-tubi seakan menyesakkan. Raga tiada henti menjerit,
merintih, mengadukan ketidakmampuannya. Karena bersabar membutuhkan tenaga yang
kuat agar bisa sukses.
Orang yang
kehilangan pekerjaan, membutuhkan kesabaran dalam menghadapi persoalan hidup.
Ia harus tegar menghadapi segala kemungkinan yang terjadi dalam rumah
tangganya. Istrinya mungkin menuntut kewajiban nafkah karena didesak kebutuhan
hidup. Anaknya juga membutuhkan biaya sekolah dan semua yang berkaitan dengan
kebutuhannya. Semua itu membutuhkan kesabaran yang ekstra.
Orang yang
ditinggal mati keluarganya, juga membutuhkan kesabaran. Ia harus memantapkan hatinya
dalam memahami takdir. Bahwa semua itu terjadi karena sudah waktunya untuk
terjadi. Semua itu karena ketetapan Allah sudah berlaku. Dan yang paling
penting di saat-saat seperti itu adalah kesabaran harus jadi sinar yang
menerangi.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ
اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى مَا
لِعَبْدِي الْمُؤْمِنِ عِنْدِي جَزَاءٌ إِذَا قَبَضْتُ صَفِيَّهُ مِنْ أَهْلِ
الدُّنْيَا ثُمَّ احْتَسَبَهُ إِلَّا الْجَنَّةُ
Dari Abu
Hurairah ra. bahwa Rasulullah Saw. bersabda: "Allah Ta'ala berfirman:
'Tidak ada balasan yang sesuai di sisi-Ku bagi hamba-Ku yang beriman, jika aku
mencabut nyawa orang yang dicintainya di dunia, kemudian ia rela dan bersabar
kecuali surga.'" (h.r Bukhari)
Kesabaran
memiliki balasan yang besar, yaitu surga. Dan itulah balasan yang paling pantas
bagi orang sabar. Allah langsung yang menegaskan perihal balasan itu melalui
lisan Rasulullah Saw. Hal ini sudah lebih dari cukup untuk dijadikan motivasi
dalam menetapi kesabaran. Bahwa Allah akan membalas kesabaran dengan surga.
Maka bertahanlah, dan bagimu surga.
Tulisannya sangat mencerahkan...m
BalasHapusMenampar kesabarannya ana yg belum seberapa.. khususnya sabar untuk bertahan pada kebaikan