Betapa nikmat
rasanya ketika mendengarkan ucapan selamat atas suatu keberhasilan. Kepala
seakan meledak. Hati seolah melayang. Senang sungguh senang. Apalagi ucapan itu
keluar dari lisan sang atasan. Atau diucapkan oleh orang yang kita segani dan
hormati. Sungguh tidak terlukiskan betapa senangnya hati kita.
Tapi ucapan
selamat yang satu ini bukan sekedar basa-basi. Ia berasal dari lisan makhluk
palimg mulia, yaitu para malaikat. Saat itu para malaikat datang dari semua pintu
surga dan mengucapkan salam kedamaian. Salamun ‘alaikum bima shabartum.
Selamat atas kesabaran kalian.
Dan orang-orang
yang sabar karena mencari keridhaan Tuhannya, mendirikan shalat, dan
menafkahkan sebagian rezki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi
atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang
Itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik),
(Yaitu) surga 'Adn yang mereka masuk ke
dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya,
isteri-isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke
tempat-tempat mereka dari semua pintu;
(Sambil mengucapkan): "Salamun
'alaikum bima shabartum. Maka Alangkah baiknya tempat kesudahan itu.(Ar
Ra’d: 22-24)
Berhentilah
sejenak! Hempaskan semua beban pikiran yang memberatkan jiwa! Lalu pejamkan
matamu, dan rasakan getaran dari ucapan itu.
“Selamat, karena engkau bersabar”.
Bersabar di
atas ketaatan. Bertahan dalam beribadah hingga ajal menjemput. Ayat Allah
engkau amalkan. Perintahnya engkau tunaikan.
Dan sembahlah
Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal). (Al Hijr: 99)
“Selamat,
karena engkau bersabar”
Bersabar atas
musibah yang menimpamu. Engkau rela ditinggalkan orang-orang yang terkasih, kehilangan
harta, kekurangan buah-buahan, bahkan engkau ridha kehilangan jiwa sekalipun.
Selamat bagimu. Engkau akan mendapatkan berita gembira atas kesabaranmu.
Dan sungguh
akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan,
kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada
orang-orang yang sabar. (Al Baqarah: 155)
“Selamat,
karena engkau bersabar”
Bersabar untuk
tidak maksiat kepada Allah Swt. Engkau tahan jiwamu meski terus meronta. Engkau
kekang syahwatmu agar tidak liar. Engkau kurung nafsumu agar tidak mengotori
imanmu. Selamat karena engkau bertahan sampai sang malaikat maut menjemput
jiwamu. Dan selamat atasmu, karena engkau bukan termasuk generasi yang buruk.
Maka datanglah
sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan
memperturutkan hawa nafsunya, Maka mereka kelak akan menemui kesesatan,
(Maryam: 59)
Dan pada
akhirnya,
Hai orang-orang
yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap
siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu
beruntung. (Ali Imran: 200)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar